Neraca Bahan Makanan

Penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) dilakukan dalam periode tahunan untuk menyajikan informasi ketersediaan bahan makanan secara nasional. Dengan mencermati Tabel NBM dari tahun ke tahun dapat diketahui adanya perubahan jenis bahan makanan yang dikonsumsi penduduk dan perubahan ketersediaan bahan makanan secara keseluruhan, tingkat kecukupannya menurut kebutuhan gizi. NBM juga berguna untuk meneliti dan meramalkan situasi pangan suatu negara, dengan dasar analisis informasi pangan yang disajikan oleh masing-masing negara.

 

Buku Pedoman Penyusunan NBM pertama kali diterbitkan pada tahun 1975 bersamaan dengan dibentuknya tim penyusun NBM tingkat nasional, berdasarkan Instruksi Menteri Pertanian Nomor 12/INS/UM/6/1975. Tim ini bertugas menyajikan publikasi NBM secara tahunan yang dimulai pada Pelita I.

 

Pada tahun 1993 dan 1996 Buku Pedoman Penyusunan NBM juga diterbitkan dengan memasukkan beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh beberapa institusi. Selanjutnya,upaya penyempurnaan penyusunan Tabel NBM terus dilakukan,dengan melakukan beberapa kajian, diantaranya dengan menggunakan pendekatan Tabel Input – Output.

 

Pada tahun 2004 Buku Pedoman Penyusunan NBM kembali diterbitkan dengan mengakomodasikan hasil beberapa kajian yang dilakukan dalam rangka penyempurnaan penyusunan NBM.

 

Dalam rangka menjabarkan Pedoman Penyusunan NBM Tahun 2004 serta penyempurnaan data baik dari segi cakupan maupun kualitasnya maka dipandang perlu untuk menyusun Buku Panduan Penyusunan NBM. Mulai tahun 2009, angka konversi gabah kering giling (GKG) ke beras mengalami perubahan menjadi 62,74 persen.

Bagikan: Share on Google+ Cetak: